Gadis baik-baik apaan, judul buku yang menipu, lha wong kelakuannya cegil gitu haha. Novelnya ringan dan lumayan kocak. Buku pertama dari seri 3 bersaudara Danovan, yang menceritakan Tesa Danovan, cewek bungsu yang ceria.
Saat pagi buta, Jamie, kakak tengah menelpon Tesa dan Eric, kakak sulungnya untuk segera datang ke pabrik bir warisan orangtua mereka kerampokan.
Tak lama polisi datang, disusul 2 detektif, Luke Asher dan partnernya, Simone Parker yang sedang hamil besar.
Luke yang dulu satu kampus dengan Jamie menyapanya. Mereka cowok buaya yang satu circle dan sering datang ke pesta-pesta mahasiswa.
Ketika Luke menatap Tesa tak berkedip, Jamie menegurnya. “Hei, jaga tatapanmu, itu adikku.”
Namanya juga detektif buaya, teguran itu seperti angin lewat.
Begitu juga dengan Tesa, dia tak mengira bahwa temen masnya yang dulu sering main ke rumah, kini terlihat makin mempesona.
Dengan reputasi Luke yang duda cerai meninggalkan istrinya saat kanker, plus gosip dia menghamili Simone, partner kerjanya, lengkap sudah ke-red flag-an Luke.
Tentu saja Jamie dan Eric tak rela adik perempuannya dekat dengan cowok ga beres kayak gitu.
Tapi ternyata kasus perampokan tersebut makin mendekatkan Luke dan Tesa. Sampai suatu malam Eric memergoki mereka dinner berdua. Eric ngamuk berat. Saat tak ada Tesa, Eric menyuruh Luke menjauhinya.
“Why?”
“Karena dia gadis baik-baik. Masih suci dan belum ternoda.”
Duerr. Bagai disambar petir Luke berjanji akan menjauhinya. Tapi tidak semudah itu kalau Tesa masih ngider melulu di deket Luke.
Kuatkah Luke menjaga iman? Ending bisa ketebak dengan mudah.
Karakter Tesa ini rada nyebelin. Sok ngatur kakak-kakaknya, bahkan dibelakang mereka, Tesa bikin kesepakatan dengan calon rekan bisnis, yang akhirnya kacau balau dan bikin Eric ngamuk berat.
Perdana baca tulisannya Victoria Dahl dan ternyata saya suka. Karakter Jamie yang tengil dan Eric yang serius bikin saya penasaran untuk baca buku kedua dan ketiga.

