Akhirnya kelar juga baca buku terakhir dari seri Honey Ridge. Walaupun nggak sebagus buku ke 1 & 2, tapi perlu dibaca sih, karena jejak perginya Tandy di buku pertama akhirnya terungkap di buku ini.
Cerita diawali dengan kepindahan Grayson Blake dan adiknya yang berniat menyulap pabrik penggilingan tua untuk dijadikan restoran.
Ketika proses renovasi, para pekerja menggali dan menemukan tulang belulang manusia yang terkubur ratusan tahun. Mengapa dikubur di ruang tertutup dan bukan di pemakaman? Grayson penasaran.
Buku ini lalu terbagi menjadi dua alur cerita. Pembaca diajak flashback ke masa lampau tahun 1875 ketika pabrik penggilingan itu masih beroperasi.
Saat itu, Tandy, budak kecil berusia 9 tahun naksir berat dengan majikan cantiknya yang pintar bermain piano. Patience, gadis yang berusia belasan rupanya sedang jatuh cinta. Beberapa kali Tandy melihat Patience menyelinap malam-malam ke ruang pabrik penggilingan.
Suatu malam Tandy mengikuti Patience. Ia khawatir seorang gadis keluar malam sendirian. Tandy, bocil jagoan ingin menjaganya.
Patience ternyata diam-diam bertemu dengan seorang pria. Dia menyerahkan kertas partitur, lalu berkata, “Aku menciptakan lagu untukmu.” Tak tahan mengintip mereka bermesraan, Tandy keluar pabrik, namun tak lama ia mendengar teriakan Patience. Tandy pun kembali lalu memukul pria tersebut hingga tewas.
Sementara itu, rumah tinggal Patience di masa kini sudah beralih fungsi menjadi rumah penginapan “Peach Orchard Inn”. Barang-barang peninggalan masih terawat dengan baik, termasuk piano tua dan kertas-kertas partitur yang ditulis Patience.
Valery, pemilik penginapan menunjukkan partitur kuno kepada Grayson yang bisa bermain piano. Saat mencoba memainkannya, Grayson curiga dengan nada-nada yang tak biasa. Dia berasumsi not-not balok tersebut sepertinya semacam kode rahasia.
Seusai Grayson memainkan partitur tersebut, beberapa kali Valery mendengar suara piano. Sungguh aneh, Grayson saat itu sedang pergi dan hanya mereka yang tahu melodi tersebut.
Mungkinkah arwah Patience kembali untuk menyampaikan pesan tertentu? Kejadian aneh itu membuat mereka mencoba untuk memecahkan kode.
Sejarah seringkali berulang. Masa lalu Patience yang penuh rahasia kelam, ternyata bisa menjadi pelajaran bagi Vallery dan Grayson di masa kini.
Bintang 4/5


