Marilah kita tengok dulu dua tahun ke belakang.
Tahun 2018 aku bikin resolusi untuk hidup foya-foya. Saat itu kupikir-pikir setelah lulus kuliah dan bekerja, hidupku kok kurang hedon hahaha. Jadi kuputuskan tahun 2018 untuk lebih banyak bersenang-senang.
Ternyata untuk hidup foya-foya tidak semudah yang kubayangkan. Mengeluarkan uang untuk hal-hal kecil yang nggak penting itu ternyata susah juga, rasanya nggak ikhlas hasil kerja untuk dihamburkan saat itu juga.
Jadinya tahun 2018 adalah momen yang sibuk untuk mengubah sudut pandang dari hidup sederhana menjadi lebih giat berfoya-foya.
Berhasilkah? Nggak juga hahaha. Tapi setidaknya tahun itu aku nggak medit-medit amatlah dibanding tahun-tahun sebelumnya.
***
Tahun 2019 aku bikin resolusi untuk lebih memilih kualitas ketimbang kuantitas dalam hal apapun.
Mulai dari mengurangi daftar yang kufollow di media sosial, menjadi tidak lebih dari 10 akun. Lalu mengurangi jumlah aplikasi dan menggunakan aplikasi yang betul-betul penting di telepon selular, berusaha untuk makan makanan sehat, hanya menyimpan barang-barang berkualitas dirumah dan kantor.
Dan masih buanyak lagi.
Sejujurnya banyak hal-hal yang kurang menyenangkan di tahun 2019, tapi resolusi memilih kualitas daripada kuantitas membantu hidupku lebih ringan sehingga aku tidak terlalu stres.
Nggak kebayang deh kalau aku nggak memilah prioritas yang paling berkualitas, lalu hanyut hidup carut marut dengan berbagai ujian yang hadir di tahun 2019. Bisa edan mungkin.
Sekarang tahu kan, kenapa aku kembali bikin blog di tahun 2029. Ya, biar nggak kebanyakan sambat di medsos aja hahaha.
***
Lalu bagaimana dengan tahun ini?
Tahun ini sederhana aja dan nggak usah muluk-muluk. Resolusi tahun 2020 ini, aku akan memperhatikan penampilanku dan membuat wajahku lebih ceria.
Udah gitu aja.